Ekspor Kalteng triwulan II/2018 diperkirakan meningkat | Liputan 24 Kalimantan Tengah
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Ekspor Kalteng triwulan II/2018 diperkirakan meningkat

Posted by On 4:02 AM

Ekspor Kalteng triwulan II/2018 diperkirakan meningkat

Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Bank Indonesia memperkirakan ekspor Kalimantan Tengah pada triwulan II/2018 akan meningkat karena ekspor minyak kelapa sawit tetap terjaga dan impor batu bara oleh Jepang meningkat.
Jepang baru saja mengoperasikan beberapa pembangkit listrik sehingga kebutuhan akan batu bara diperkirakan meningkat dan berdampak positif terhadap ekspor Kalteng, kata Kepala Perwakilan BI Kalteng Wuryanto di Palangka Raya, Jumat.
"Kinerja ekspor provinsi ini pada triwulan I/2018 tercatat naik sebesar 3,96 persen (year on year) atau sedikit lebih tinggi dari triwulan IV/2017. Tren peningkatan ekspor ini pun akan tetap terjadi pada triwulan II/2018," tambahnya.
Meningkatnya ekspor Kalteng pada triwulan I/2018 didorong oleh ekspor antarprovinsi yang tercatat tumbuh sebesar 32,08 persen (year on year), dan tetap terjaganya perdagangan minyak kelapa sawit antar provinsi di tengah melemahnya permintaan global.
Wuryanto mengatakan, meski secara keseluruhan ekspor Kalteng triwulan I tahun 2018 dapat tumbuh positif, tercatat ekspor luar negeri Kalteng mengalami kontraksi sebesar -18,78 persen (year-on year).
"Data Ditjen Bea dan Cukai menunjukkan, nilai ekspor luar negeri Kalteng mengalami penurunan. Nilai ekspor luar negeri Kalteng triwulan I 2018 tercatat mengalami kontraksi sebesar -8,39 persen (year on year) atau menurun dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 27,13 persen," beber dia.
Komoditas utama Kalteng yang memberikan andil penurunan kinerja ekspor luar negeri yakni, batubara sekitar -1,61 persen (year on year), CPO -58,17 (year on year), dan karet -43,17 (year on year).
Dia mengatakan, ekspor mitra dagang luar negeri Kalteng di triwulan I 2018 juga mengalami perlambatan. Hal itu terlihat dari pertumbuhan ekspor ke Negara India tercatat mengalami kontraksi -5,71 persen (year on year), Pakistan -52,86 pe rsen (year on year), dan Tiongkok -31,39 persen (year on year).
"Melemahnya permintaan global terhadap komoditas CPO jadi penyebab menurunnya pertumbuhan ekspor luar negeri Kalteng ke India dan Pakistan. Dua negara ini merupakan mitra dagang utama komoditas CPO Kalteng," kata Wuryanto.Sumber: Berita Kalimantan Tengah

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »