Didukung Partai Perindo, Darsoni-Yamin Siap Majukan Sukamara | Liputan 24 Kalimantan Tengah
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Didukung Partai Perindo, Darsoni-Yamin Siap Majukan Sukamara

Posted by On 12:08 PM

Didukung Partai Perindo, Darsoni-Yamin Siap Majukan Sukamara

Didukung Partai Perindo, Darsoni-Yamin Siap Majukan Sukamara

Sigit Dzakwan

loading...
Didukung Partai Perindo, Darsoni-Yamin Siap Majukan Sukamara
Didukung penuh Partai Perindo besutan Hary Tanoesoedibjo, pasangan nomor urut 1 Ahmad Darsoni-Muhammad Yamin (ADI DAYA) siap memajukan Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, hingga lima tahun ke depan. Foto/Istimewa
A+ A- SUKAMARA - Didukung penuh Partai Perindo besutan Hary Tanoesoedibjo, pasangan nomor urut 1 Ahmad Darsoni-Muhammad Yamin (ADI DAYA) siap memajukan Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, hingga lima tahun ke depan. ADI DAYA sudah menyiapkan 10 program unggulan untuk menarik su ara masyarakat kota berjuluk Permata ini.
Hal ini dilakukan supaya masyarakat Sukamara percaya dan bisa memilih mereka menjadi bupati dan wakil bupati Kabupaten Sukamara periode 2018-2023.
"Kita mempunyai 10 program strategis atau program unggulan, di antaranya masalah kesehatan, pendidikan, ekonomi, pariwisata dan program lainnya." ucap Ahmad Darsoni saat dikonfirmasi MNC Media, Senin (26/3/2018).
Menurut Darsoni, program prioritas tersebut merupakan kumpulan dari aspirasi masyarakat yang disampaikan langsung kepada tim sukses ADI DAYA. Menurutnya, program tersebut sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat
"Visi misi ini kami ambil dari masyarakat, apa yang dikeluhkan masyarakat itu nantinya akan kita atasi di tahun 2018-2023 jika kami jadi bupati," katanya.
Darsoni mengatakan, keluhan yang paling banyak diterimanya adalah masalah kesehatan. Seringkali pasien rujukan mengeluh tidak ada biaya keluarga yang mendapingi selama pengo batan.
"Sehingga ADI DAYA akan memprogramkan uang pendamping serta transportasi gratis bagi pasien dan keluarganya ke depan. "Karena tidak ada biaya, sehingga pasien tidak jadi dirujuk dan bisa berakibat fatal kepada pasien,รข€ pungkas Darsoni. (zik)Sumber: Google News | Liputan 24 Sukamara

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »