www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

CEHHH KAM!!! Predator Anak Hampir Dihakimi Warga

Posted by On 12:11 PM

CEHHH KAM!!! Predator Anak Hampir Dihakimi Warga

  • PROKAL.co
    • PROKAL NEWS
    • PRO KALTIM
      • KALTIM POST
      • BALIKPAPAN POS
      • SAMARINDA POS
      • BONTANG POST
      • BERAU POST
    • PRO KALTARA
      • RADAR TARAKAN
      • BULUNGAN POST
      • KALTARA POS
    • PRO KALSEL
      • RADAR BANJARMASIN
    • PRO KALTENG
      • KALTENG POS
      • RADAR SAMPIT
    • PRO KALBAR
  • BalikpapanTV
  • SamarindaTV
  • KPFMBalikpapan
  • KPFMSamarinda
  • Indeks Berita
MANAGED BY: SABTU
31 MARET SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KO LOM | EVENT
  • PANGKALANBUN

    Jumat, 30 Maret 2018 11:52 CEHHH KAM!!! Predator Anak Hampir Dihakimi Warga

    Keberadaannya Terus Dicari

    DITINGGAL KABUR: Suasana rumah pelaku predator anak di jalan Pangeran Antasari, gang Aspat, RT 02, Kelurahan Raja.(JOKO HARDYONO/RADAR PANGKALAN BUN)

    PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Predator anak berinisial R (38), yang telah dilaporkan ke polisi akibat mencabuli dua anak umur 6 tahun yang merupakan tetangganya sendiri di jalan Pangeran Antasari, RT 02 Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, masih belum diketahui keberadaannya. Sebelum bisa melarikan diri, pelaku sempat hampir dihakimi keluarga korban bersama warga setempat.

    Redaksi Radar Pangkalan Bun mencoba menelusuri lokasi kejadian pencabulan yang dilakukan pria belum pernah menikah tersebut, kemarin. Lokasi tersebut di belakang komplek Pasar Lama, Kelurahan Raja, Pangkalan Bun.

    Dalam gang sempit melalui jembatan titian kayu ulin, terlihat rumah pelaku yang berada di pojok gang yang dekat dengan jamban serta terletak di pinggir bantaran Sungai Arut. Tidak jauh dari rumah p elaku juga ada pelabuhan speedboat, yang juga ramai dengan kehadiran kapal kecil untuk bongkar muat barang rumah tangga.

    Pada dinding depan rumah pelaku terdapat cat warna-warni, yang juga mengikuti program Pemerintah Daerah (Pemda) yang digadang untuk bantaran Sungai Arut menjadi kampung pelangi. Jarak antara rumah tetangga pun berdempetan, di setiap sudut gang semua aktivitas warga di luar rumah bisa terlihat jelas.

    Sejak aksi bejat pelaku pencabulan ini terkuak dan dilaporkan ke polisi serta dinas terkait, rumah pelaku yang terbuat dari kayu berlantai 2 kini tertutup rapat, hanya jendela samping saja yang terbuka sebelah.

    Namun, sayangnya saat Redaksi Radar Pangkalan Bun mencoba untuk mendekati beberapa warga dan menanyakan rumah korban, warga enggan membuka mulut dan berusaha menghindar dari pertanyaan. “Gak tahu mas, itu aib, mending tanya saja sama Pak RT,” cetus salah satu warga, Kamis (29/3) kepada Radar Pangkalan Bun.

    Begitu juga dengan tetangga yang lain, pada awalnya di gang sempit tersebur ramai, setelah mengetahui ada wartawan menelusuri gang tersebut, hampir semuanya menghindar dan masuk ke dalam rumahnya masing-masing.

    Namun tak jauh dari lokasi, koran ini berhasil membincangi salah satu orang tua korban sang predator anak. Tanpa mau disebutkan nama, warga ini pun menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada anaknya. Ia mengetahui anaknya telah di cabuli oleh pelaku setelah ada pengakuan dari korban yang lain. Anaknya mengakui bahwa hanya diraba-raba saja pada bagian vitalnya, sedangkan korban lainnya sudah dimasukan jari tangan dengan kuku pelaku yang panjang.

    ”Kalau anak saya mungkin hanya di raba, anak tetangga belakang yang katanya parah, tetap saya tidak terima,” ungkap pria ini singkat, dan lantas pamit berangkat kerja.

    Sementara itu, Ketua RT setempat, Anang Badri menyampaikan, pelaku pencabulan itu bukanlah warganya. Menurutnya pelaku membeli rumah yang dihuninya saat ini dengan uang dari warisan peninggalan orang tuanya. Dan lanjutnya, untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari, pria yang diketahui masih menganggur itu terkadang minta biaya sana-sini dengan keluarganya.

    “Bukan warga sini sebenarnya, dia baru membeli rumah itu,” tegasnya.

    Anang pun menceritakan situasi di lingkungan RT tersebut, sesaat setelah kelakuan predator anak itu ketahuan. Saat itu, Jumat (23/3) pagi, warga sudah resah setekah ada diketahui ada korban yang menjadi mangsa sang predator anak itu. Sementara pelaku, pagi itu kabarnya sedang memancing di sungai dan tidak diketahui keberadaanya.

    Kemudian lanjut Anang, warga dan keluarga korban yang tidak terima atas perilaku bejat pelaku, lantas bersiap-siap membawa senjata tajam seperti parang dan lain sebagainya.

    ”Bahkan warga sempat menendang rumah pelaku, namun sempat dihalau oleh warga lainnya. Saat itu rumah pelaku kosong, ia sedang memancing,” ungkapnya.

    Kemudian, pada saat sore hari menjelang, pelaku pulang dari memancing. Namun, bibi pelaku yang sudah bersiap menunggu pelaku, langsung menyampaikan bahwa pelaku sedang diincar oleh warga dan pihak kepolisian. Semenjak itu, pelaku langsung kabur dan hingga saat ini warga kehilangan jejaknya.

    ”Yang melapor cuma dua korban, tidak tahu yang lain apakah ada lagi korbannya,” tambah Anang.

    Menurut Anang, sebelum kejadian itu terungkap, pelaku memang terlihat akrab dengan anak-anak terutama perempuan, bahkan kadang seperti layaknya orang tua dengan anaknya. Namun, dibalik itu ternyata baru diketahui warga, bahwa pelaku menjadi predator anak.

    ”Memang perilakunya ramah terhadap anak, di sini tidak pernah berbuat macam-macam, kita juga tidak menduga kalau perilakunya menyimpang,” sesalnya. Anang pun berharap pelaku cepat tertangkap, karena sudah cukup meresahkan warga dan perilaku bejatnya tersebut tidak bisa ditoleransi lagi.

    Terpisah, Kasatreskrim Polres Kobar AKP Tri W ibowo menuturkan, saat ini korban pencabulan yang telah resmi melapor hanya satu orang saja. Dan sementara ini masih dalam penyelidikan dan pengejaran pelaku. ”Baru satu yang melapor, nanti kalau sudah dapat (ketangkap) kita kabari,” tandasnya. (jok/gus)

    loading...
    BERITA TERKAIT
    • AWASSSS!!! Makarel Bercacing Masih Banyak Dijual Bebas
    • Pria Ini Tiba-Tiba Meninggal di Kebun Singkong
    • Kobar Jajaki PLT Mikro Hidro
    • Kemampuan Penyuluh di Kobar Harus Ditingkatkan
    • Perusahaan Diminta Bantu Pembangunan RTH
    • DASAR !!! Oknum PNS Seruyan Cabuli Bocah
    • Pemerintah dan Swasta Berkolaborasi Majukan Pendidikan
    • Dapil III Kobar Kian Diperhi tungkan
    • AWAS!! AWAS!!! Predator Anak Berkeliaran
    • RSSI Kekurangan 50 Tenaga Medis

    BACA JUGA

    Kamis, 29 Maret 2018 11:49

    Program Sawit-Sapi di Kobar Terus Digenjot

    PANGKALAN BUN - Demi menyejahterakan petani dan peternak di tingkat bawah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)… Rabu, 28 Maret 2018 15:48

    PDI Perjuangan Kobar Buka Pendaftaran Caleg, AYO SIAPA MINAT????

    PANGKALAN BUN â€" Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)… Rabu, 28 Maret 2018 15:38

    SPESIAL BANGET..!! Polisi Kobar Buru Maling hingga Kaltim

    PANGKALAN LADA â€" Unit Reskrim Polsek Pangkalan Lada dan Tim Buser Polres Kotawaringin Barat tidak… Rabu, 28 Maret 2018 10:29

    Satwa Laut Ini Mati dan Terdampar di Kubu

    KUMAI - Seekor hiu pari (Squatina Legnota) dengan panjang dua meter dan berat 110 kilogram… Rabu, 28 Maret 2018 09:05

    Dinas PMD Sosialisasikan PPKP

    KOTAWARINGIN LAMA â€" Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kobar melaksanakan… Rabu, 28 Maret 2018 09:04

    Kualitas Pembangunan Sesuai Visi dan Misi

    PANGKALAN BUN â€" Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) terus menggenjot pembangunan… Selasa, 27 Maret 2018 16:45

    Hmmmm!!!! Jembatan Desa Sukajaya Rusak Lag i

    KOTAWARINGIN LAMA â€" Belum genap setahun diperbaiki, lantai jembatan Desa Sukajaya Kecamatan Kotawaringin… Selasa, 27 Maret 2018 09:18

    Di Kobar, Tak Ditemukan Ikan Kalengan Bercacing

    PANGKALAN BUN-Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kotawaringin Barat belum menemukan… Selasa, 27 Maret 2018 09:16

    HAH??? Ada Lubang Menganga Tiba-Tiba Muncul, Satu Orang Terperosok

    PANGKALAN BUN - Fenomena sinkhole yang merupakan lubang pada tanah terbentuk secara tiba-tiba… Selasa, 27 Maret 2018 08:46

    Puskesmas Semanggang Siap Dipindahkan

    PANGKALAN BANTENG-Pemerintah Kabupaten Kobar kini tengah bersiap memindahkan pelayanan Puskesmas Semanggang ke… HAH??? Ada Lubang Menganga Tiba-Tiba Muncul, Satu Orang Terpero sok AWAS!!! Potensi Angin Kencang dan Petir Meningkat Duhhh Gawat!!! Satlantas Kehabisan Material SIM Waaa Senangnya!!! Pasukan Kuning Dapat Sembako dari Danlanud YA ELLLAAA!!! Pencuri Sasar Puskesmas Semanggang Peziarah Penasaran dan Sering Tanya, Ternyata Ini Nama Asli Kiai Gede Gunakan Talangan Sebelum Dana Desa Cair Pemkab Kobar Kejar Sertifikasi ISPO Di Kobar, Tak Ditemukan Ikan Kalengan Bercacing SEDIH!!! Tokoh Pramuka Kobar Tutup Usia
    • AWASSSS!!! Makarel Bercacing Masih Banyak Dijual Bebas
    • Selamatkan Dokumen Penting, Warni nekat Terjang Api
    • Ancam Pecat Pembocor Soal UNBK
    • JANGAN BENYEM!!! Pemkot Diminta Respons Aksi ”Tanam Pohon Pisang”
    • DLH Kesulitan Sosialisasi Pencemaran Air
    • Pupuk Nasionalisme, Ajari Kaum Muda ”Menjadi Indonesia”
    • KPU Fasilitasi Penyandang Disabilitas
    • Pria Ini Tiba-Tiba Meninggal di Kebun Singkong
    • CEHHH KAM!!! Predator Anak Hampir Dihakimi Warga
    • Kobar Jajaki PLT Mikro Hidro
    Sitemap
    • HOME
    • HOT NEWS
    • NEWS UPDATE
    • KOLOM
    • RAGAM INFO
    • INSPIRASI
    • FEATURE
    • OLAHRAGA
    • EKONOMI
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN UTARA
    • KALIMANTAN BARAT
    • TENTANG KAMI
    • KEBIJAKAN PRIVASI
    • DISCLAIMER
    • PEDOMAN MEDIA SIBER
    Find Us
    Copyright &copy 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .Sumber: Google News | Liputan 24 Pangkalan Bun

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »