Liputan 24 Kalimantan Tengah | Liputan 24 Indonesia
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 2:05 AM

Disbudpar Kalteng gelar Boat Festival Danau Sabangau 2018

Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar acara "Boat Festival Danau Sabangau 2018" di kawasan wisata Pelabuhan Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya.
"Acara ini merupakan pertama kali yang kita laksanakan di kawasan Kereng Bangkirai. Kami berencana menjadikan kegiatan `Boat Festival Danau Sabangau" ini sebagai agenda wisata tahunan," kata Kepala Disbudpar Kalteng, Guntur Talajan, Sabtu.
Dia mengatakan, tujuan acara tersebut guna menyamakan persepsi dan peningkatan promosi budaya dan wisata dalam rangka mewujudkan pembangunan kebudayaan dan kepariwisataan yang berkelanjutan.
Selain itu juga untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata serta sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi kreatif bagi masyarakat di sekitar kawasan wisata.
Pada acara yang dilaksanakan selama tiga hari mulai 21-23 Juli i ni berbagai lomba dilaksanakan. Perlombaan tersebut meliputi lomba perahu hias, balap kelotok (sejenis perahu kecil) dan lomba besei kambe.

Sejumlah peserta balap kelotok (sejenis perahu kecil) pada Boat Festival Danau Sabangau 2018 yang dilaksanakan di kawasan wisata Pelabuhan Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya, Sabtu (21/7/18). (Foto Antara Kalteng/Rendhik Andika)

Besei kambe merupakan perlombaan yang mirip seperti tarik tambang. Bedanya, besei kambe ini dilakukan menggunakan perahu dan dayung.
Di dalam satu perahu masing-masing peserta duduk di ujung perahu dengan posisi saling membelakangi. Kemudian para peserta berusaha mendayung ke arah depan masing-masing. Peserta yang berhasil membawa perahu maju sesuai arahnya, dialah pemenangnya.
"Untuk itu, kegiatan yang diikuti sekitar 143 orang in i juga sebagai bentuk pelestarian budaya agar semakin dikenal generasi muda," kata Guntur disela acara "Boat Festival Danau Kereng Bangkirai 2018.
Sementara itu Plt Sekda Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri yang membuka secara resmi acara tersebut berharap agenda yang nantinya akan dijadikan "event" tahunan ini menjadi media promosi wisata di Kalteng.
Fahrizal pun berharap pada kegiatan serupa di tahun depan, panitia semakin menambah variasi lomba dan kemeriahan acara ditambah dengan mempertimbangkan kondisi alam. Saat ini suasana di kawasan Wisata Kereng Bangkirai yang dikenal dengan air hitamnya tengah surut.
Meski pertama kali dilaksanakan, "Boat Festival Danau Sabangau 2018" berlangsung cukup meriah. Para wisatawan pun nampak antusias menyaksikan berbagai lomba yang ada.
"Kita juga berharap kegiatan ini mampu menambah kunjungan wisatawan di Kalimantan Tengah sehingga berdampak pula pada peningkatan ekonomi masyarakat. Ke depan kit a minta kegiatan ini agar lebih dipromosikan sehingga semakin banyak pengunjung yang datang," katanya.Sumber: Berita Kalimantan Tengah

thumbnail

Posted by On 10:08 PM

Perhimpunan Agronom Indonesia Kukuh kan Komisariat Kalteng

HOME PERISTIWA BISNIS Perhimpunan Agronom Indonesia Kukuh kan Komisariat Kalteng Kontributor Elvi R
20 Juli 2018, 20:10 WIB Perhimpunan Agronom Indonesia Kukuh kan Komisariat Kalteng FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, JakartaĆ¢€" Pengukuhan Komisariat Daerah Perhimpunan Agronomi Indonesia (Komda PERAGI) Kalimantan Tengah dilakukan pada 19 Juli 2018 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah oleh Ketua Umum PERAGI Pusat, Dr. Andi Muhammad Syakir yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian. Kegiatan pengukuhan tersebut dirangkaikan dengan Bimtek Penyuluhan dan Sinkronisasi Hasil Penelitian dan Pengkajian dengan Programa Penyuluhan mendukung UPSUS Padi,Jagung dan Kedelai Kalteng, sekaligus sebagai wujud nyata upaya PERAGI untuk senantiasa bersinergi dengan lintas lembaga dan stakeholders dalam mempercepat hilirisasi hasil penelitian dan pengembangan pertanian agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Hadir dalam pengukuhan di antaranya Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah, Danrem 102 Panju Panjung Kalimantan Ten gah, Bapak Walikota Palangka Raya, Kepala Dinas Provinsi Kalimantan Tengah, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah, 11. Kepala Dinas Pertanian kabupaten/Kota se Kalimantan Tengah.
Sejak 1977, penggiat agronomi nasional berkumpul dengan hasil sebuah gagasan dan pernyataan bersama untuk membentuk wadah yang dapat menghimpun seluruh masyarakat agronomi Indonesia yang merupakan cikal bakal dan sekaligus berdirinya secara resmi Perhimpunan Agronomi Indonesia yang disingkat PERAGI.
Guna memantapkan gerak langkah PERAGI dalam mengambil peran dalam menyelesaikan permasalahan pertanian nasional, PERAGI memompa semangat anggotanya di seluruh provinsi melalui pembentukan Komisi Daerah (KOMDA). Pada kepengurusan PERAGI periode 2016-2019 sampai saat ini, telah dikukuhkan sebanyak 18 Komisariat Daerah (Komda) yaitu: Kalimantan Selatan, Bengkulu, Maluku, Lampung, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Banten, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Bar at, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Bali, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Jateng, dan NTT.
  • Varietas Unggul Balitbangtan Bikin Petani Bogor Semangat
  • BPTP Balitbangtan Bengkulu Display Inovasi Teknologi di PEDA KTNA XVI
  • Capai Nilai Tertinggi, Balitbangtan Raih Penghargaan Pengelolaan PHLN
Ketua Umum PERAGI memberi ucapan selamat kepada pengurus PERAGI Komda Kalimantan Tengah yang diketuai Bapak Dr. Mofiit Saptono Subagio, MP sebagai komda ke-19 yang dikukuhkan sejak Kongres PERAGI tahun 2016. Komda-Komda berikutnya akan ditindaklanjuti pengukuhannya sehingga secara nasional di setiap provinsi terbentuk dan berdiri Komda PERAGI. "PERAGI memiliki potensi besar memba ngun pertanian Indonesia menjadi agronom modern, meningkatkan produktivitas dan berdaya saing". Posisi strategis dan penting Indonesia sebagai negara agraris di masa mendatang akan menjadi pusat kebergantungan dunia terhadap kebutuhan produk pertanian terutama bahan pangan sebagai sumber kehidupan. Tantangan besar bagi KOMDA PERAGI Kalimantan Tengah adalah bagaimana memformulasikan kembali visi PERAGI dalam aksi nyata pada penyelesaian berbagai sumber permasalahan sektor pertanian khususnya, sesuai dengan komoditas dan lingkungan strategis yang senantiasa dinamis. Dengan demikian PERAGI secara utuh mampu tampil sebagai motor penggerak pertanian Indonesia di masa kini dan mendatang untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing. Setidaknya, program Komda PERAGI Kalimantan Tengah ke depan, diharapkan dapat diarahkan pada komoditas strategis potensial yang ada di Kalimantan Tengah. Beberapa komoditi unggulan dari sektor pertanian di Kalimantan Tengah selai n padi dan jagung, adalah komoditas perkebunan. Tercatat 14 jenis tanaman perkebunan yang dikembangkan di Kalimantan Tengah, dengan karet dan kelapa sebagai tanaman utama perkebunan rakyat (342.011 hektare per 50 persen, 68.938 hektare per 10,2 persen) dan kelapa sawit sebagai komoditi utama perkebunan besar yang dikelola oleh para pengusaha perkebunan baik sebagai Perkebunan Besar Swasta Nasional/Asing ataupun PIR-Bun KKPA (Kredit Koperasi Primer untuk Anggotanya). Ketersediaan serta pengembangan perkebunan yang direkomendasikan untuk dikembangkan seperti karet, kelapa, kelapa sawit, lada, kopi, cengkeh, kakao dan tebu diharapkan terjadi secara optimal. Untuk itu sangat dibutuhkan tenaga ahli termasuk para pakar agronomi serta investor dalam mengembangkan Kalimantan Tengah yang lebih sejahtera.
Ketua Umum dalam sambutannya juga mengharapkan Komda PERAGI Kalteng dapat berperan lebih intensif untuk pendampingannya bersinergi dengan BPTP Kalteng dan stakehoders terkait. Sudah menjadi keharusan mengemas percepatan pembangunan pertanian berbasis pada kearifan lingkungan dan sosial sehingga mampu mengangkat kesejahteraan petani dan menopang kehidupan masyarakat secara berkelanjutan. Semoga PERAGI mampu berkontribusi riil dalam mengoptimalkan sumber daya potensial di Provinsi Kalimantan Tengah khususnya dan di seluruh nusantara pada umumnya.

Sumber: Balitbangtan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ? Suka 0% Sedih 0% Tidak suka 0% Tekejut 0% Bosen 0% Bingung 0% Marah 0% TOP 14 Opini Waspadai Statistik 'Hiburan' Kemiskinan Selasa, 2018/07/17 13.24 Terkini Daerah Diterpa Badai, Puluhan Rumah di Aceh Rusak Sabtu, 2018/07/21 12.00 Nasional KPK Geledah Ruang Kerja Kalapas Sukamiskin Sabtu, 2018/07/21 11.20 Nasional Obor Asian Games Menuju Gunung Bromo Sabtu, 2018/07/21 11.00 Daerah BMKG: Terjadi Enam Gempa Susulan di Mentawai Sabtu, 2018/07/21 10.45 Nasional Kalapas Sukamiskin Terjaring OTT KPK Sabtu, 2018/07/21 10.30 POPULER 1 Tak Perlu Diet, Ini Tandanya Berat Badan Anda Ideal 2 Zulkifli Ajak Jokowi-Prabowo Bahas Cawapres 3 Prabowo B ertemu Puan, Gerindra: Tak Akan Ada Calon Tunggal 4 Kasus Eni Saragih, Presdir PT Pembangkit Jawa-Bali Investasi Tu... 5 Gerindra Tegaskan Cawapres Prabowo Belum Dipilih tapi Anies Sal...
Sumber: Berita Kalimantan Tengah

no image

Posted by On 10:23 PM

KPU Palangka Raya teliti berkas 418 bacaleg 2019

Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya meneliti kelengkapan berkas 418 bakal calon anggota legislatif pemilihan umum serentak 2019.
"Hari ini, kami bersama instansi terkait melakukan pengecekan keabsahan berkas semua bakal caleg, mulai dari ijazah, SKCK maupun surat keterangan dari pengadilan terhadap," kata Komisioner KPU Kota Palangka Raya, Ngismatul Choiriyah, Kamis.
Anggota KPU "Kota Cantik" Divisi Teknis ini menerangkan, diantara pihak luar yang dilibatkan untuk memastikan keabsahan persyaratan bakal calon seperti Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, pengadilan setempat dan Polres Palangka Raya.
"Karena instansi tersebut yang mengetahui keabsahan berkas yang disampaikan kepada kami. Namun secara internal sebelumnya kami sudah melakukan pengecekan," katanya.
Pada pengecekan secara internal tersebut, pihak KPU Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah ini banyak menemukan ketidaksesuaian nama, tanggal lahir yang berada di KTP dan ijazah.
"Temuan internal sementara yang mendominasi adanya perbedaan nama dan tanggal lahir di KTP dengan di Ijazah.
Solusinya kami klarifikasi ke sekolah atau yang bersangkutan minta keterangan ijazah yang menyatakan itu benar miliknya," katanya.
Dia menambahkan, jika yang ingin dipakai nama yang ijazah maka bakal calon harus menyampaikan surat dari Disdukcapil berupa surat keterangan karena aturan di KPU identitas yang dipakai dalam pencalonan ialah KTP elektronik atau surat keterangan.
Berdasarkan data KPU Kota Palangka Raya, sebanyak 418 bakal calon anggota legislatif tersebut merupakan pengajuan 16 partai politik peserta pemilu 2019.
Partai politik yang mengajukan bakal calon anggota DPRD Kota Palangka Raya paling banyak ialah Partai Nasdem, Partai Persatuan Indonesia, Hanura, Golkar, PAN, Gerindra, PDI Perjuangan dan Partai Demokrat yang masi ng-masing mengajukan 30 bakal caleg.
Sementara pengajuan bakal caleg oleh PKB dan PKS masing-masing sebanyak 29 orang, Garuda 23 orang, PBB 16 orang, PKPI 15 orang dan Berkarya enam orang.
"Tanggal 21 nanti kita akan serahkan hasil verifikasi berkas bacaleg ke parpol masing-masing. Selanjutnya para bakal calon yang berkasnya dinyatakan belum memenuhi syarat (BMS) diberi kesempatan melakukan perbaikan pada 22-31 Juli," katanya.Sumber: Berita Kalimantan Tengah

thumbnail

Posted by On 12:28 PM

Tingkatkan Kemampuan OJS untuk Dosen PTS se-Kalimantan, Ini ...

Kopertis Wilayah XI Kalimantan

Tingkatkan Kemampuan OJS untuk Dosen PTS se-Kalimantan, Ini Upaya Kopertis XI

Tingkatkan Kemampuan OJS untuk Dosen PTS se-Kalimantan, Ini Upaya Kopertis XI

Tingkatkan Kemampuan OJS untuk Dosen PTS se-Kalimantan, Ini Upaya Kopertis XIKopertis wilayah XI KalimantanKoordinator Kopertis Wilayah XI, Prof Idiannor Mahyudin saat memberi sambutan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Open Jurnal System (OJS) kepada perguruan tinggi swasta (PTS) di Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, di Palangka Raya, Kamis (17/07/2018).

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Open Journal System (OJS) merupakan s uatu kebutuhan premier dalam tugas tridharma seorang dosen dan menjadi perhatian penuh oleh Kemenristekdikti.

Popularitas sangat menanjak OJS sebagai salah satu sistem e-journal yang dapat diakses secara gratis seiring dengan kebutuhan e-journal oleh para tenaga pengajar untuk memposting atau menerbitkan hasil publikasi ilmiahnya.

Dalam rangka peningkatan kualitas pengelolaan jurnal dan pentingnya OJS di perguruan tinggi swasta khususnya di Kalimantan maka dengan ini Kopertis Wilayah XI Kalimantan berikan Bimbingan Teknis Open Jurnal System (OJS).

Bimbingan Teknis Open Jurnal System diberikan kepada perguruan tinggi swasta (PTS) di Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, di Palangka Raya, Kamis (17/07/2018).

Bimbingan Teknis Open Jurnal System (OJS) kepada perguruan tinggi swasta (PTS) di Wilayah Provinsi Kalimant   an Selatan dan Kalimantan Tengah, digelar di Palangkaraya.
Bimbingan Teknis Open Jurnal System (OJS) kepada perguruan tinggi swasta (PTS) di Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, digelar di Palangkaraya. (Kopertis wilayah XI Kalimantan)

Kegiatan yang terpusat di Ballroom Hotel Aquarius ini, ditargetkan diikuti 130 peserta, yang terdiri dari dosen peneliti, LPPM, pengelola Jurnal di PTS dari berbagai perguruan tinggi swasta yang ada di Kalsel dan Kalteng

Dalam sambutan pembukaan dan pengarahannya Koordinator Kopertis Wilayah XI, Prof Idiannor Mahyudin, menyampaikan bahwa pada bulan Juli ini telah dilakukan maraton kegiatan sosialisasi, bimtek dan workshop untuk PTS se Kalimantan.

"Kami telah melakukan kegiatan Sosialisasi Sistem Sumber Daya Terintegrasi (SISTER), Bimtek Penyusunan Renstra dan Renop, Workshop Penyusunan Dokumen Akreditasi dan Bimtek Open Jurnal Sistem untuk PTS se Kalimantan, ini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk melaksanakan amanah Menristekdikti RI untuk melakukan peningkatan mutu perguruan tinggi di Kalimantan," ucap Prof Idiannor, dalam sambutannya.

Peserta Bimbingan Teknis Open Jurnal System (OJS) kepada perguruan tinggi swasta (PTS) di Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Peserta Bimbingan Teknis Open Jurnal System (OJS) kepada perguruan tinggi swasta (PTS) di Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. (Kopertis wilayah XI Kalimantan)

"Dosen jangan hanya mengajar, mengajar dan mengajar akan tetapi harus melaksanakan Tridharma PT dengan baik dan profesional, melakukan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Jabatan Fungsional pun harus diurus untuk peningkatan karier dosen Jangan betah di Asisten Ahli saja. Terus tingkatkan men jadi lektor, lektor kepala dan Guru Besar. Kami Kopertis XI siap membantu Bapak Ibu," pesan Prof Idiannor.

OJS merupakan sebuah aplikasi berbasis web yang ditujukan untuk mengatur e-journal, aplikasi OJS ini bersifat open source yang bisa memanajemen serta menangani keseluruhan proses manajemen publikasi ilmiah dari prosescallfor paper, peer review, hingga penerbitan dalam bentuk online.

"Saya ingatkan sekali lagi, setiap prodi di PTS wajib mempunyai Jurnal Internal. Agar bisa memfasilitasi dosen-dosen dalam menerbitkan publikasi ilmiahnya. Kemudian bapak ibu yang mewakili PTS nya hari ini, agar memperhatikan dan fokus apa yg disampaikan oleh narasumber agar tujuan kami menyelenggarakan acara ini dapat terealisasi," katanya.

Peserta Bimbingan Teknis Open Jurnal System (OJS) kepada perguruan tinggi swasta (PTS) di Wilayah Pro   vinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, di Palangka Raya, Kamis (17/07/2018).
Peserta Bimbingan Teknis Open Jurnal System (OJS) kepada perguruan tinggi swasta (PTS) di Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, di Palangka Raya, Kamis (17/07/2018). (Kopertis wilayah XI Kalimantan)

Dalam bimbingan teknis ini lebih ditekankan pada management jurnal berbasis OJS dan Tata tulis ilmiah.

Acara yang akan dilaksanakan satu hari dengani nara sumber oleh tim Relawan Jurnal Indonesi (RJI) Pusat dan Koordinator RJI Daerah yaitu Andri M. Kesmawan (RJI Pusat), Angga Taufan Bayu dan Herda Ariyani (RJI Kalsel), Desi Erawari dan Tesis Al Hidayat (RJI Kalteng).

Koordinator Kopertis Wilayah XI, Prof Idiannor Mahyudin.
Koordinator Kopertis Wilayah XI, Prof Idiannor Mahyudin. (Kopertis wilaya h XI Kalimantan)

Adapun materi yang akan dipaparkan ialah Akreditasi dan Layanan RJI, Pentingnya Publikasi dan Tata tulis ilmiah, Etika Publikasi, Indeksasi Jurnal, Tata kelola jurnal dari sudut pandang editor.

"Ini adalah pertama kalinya Relawan Jurnal Indonesia (RJI) bekerja sama Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta. Terimakasih kepada Bapak Koordinator Kopertis Wilayah XI Kalimantan yang telah memfasilitasi untuk acara ini untuk pengembangan dan peningkatan e-jurnal, khususnya di Kalimantan" Andri M. Kesmawan, RJI Pusat. (aol)

Editor: Royan Naimi Ikuti kami di Terungkap Motif Bos Properti Bunuh Wanita Hamil yang Mayatnya Ditemukan dalam Karung Sumber: Berita Kalimantan Tengah

thumbnail

Posted by On 4:13 AM

Begini, Cara Masyarakat Kalimantan Tengah Antisipasi Kebakaran ...

Hutan

Begini, Cara Masyarakat Kalimantan Tengah Antisipasi Kebakaran Hutan oleh Christopel Paino [Palangkaraya] di 18 July 2018

Kategori

Hutan

  • Begini, Cara Masyarakat Kalimantan Tengah Antisipasi Kebakaran Hutan
  • Desakan Publik Menguat, Kapan Eksekusi PT. Kallista Alam Dilakukan?
  • Api La lap Hutan Medang Kampai, Sampai Juli 1.900 Hektar Lahan Terbakar di Riau
Hutan More articles

Laut

  • Begini Keresahan Kaka Slank Melihat Laut Indonesia
  • Begini Penampakan Kelinci Laut yang Fotogenik dan Lucu
  • Kepala Daerah Baru, Masyarakat Pesisir Harus Sejahtera
Laut More articles

Flora fauna

  • Taman Hewan Siantar Diminta Serahkan Orangutan Sumatera ke Pemerintah
  • Jangan Lagi Ada Ikan Arapaima di Sungai Brantas!
  • Hidup Orangutan Kalimantan Masih Dalam Ancaman
Flora fauna More articles

Travel

  • Mengintip Erupsi Gunung Agung dari Pura Penataran Lempuyang
  • Cerita Namu, Dulu Desa Pengebom Ikan Kini Surga Keindahan Alam
  • Gurihnya Menu Laut di Tepi Pantai Nipah Lombok Utara
Travel More articles

Energi

  • Limbah PLTU Celukan Bawang Membahayakan Manusia dan Lumba-lumba
  • Para Ilmuan Dunia Kirim Surat ke Jokowi Khawatirkan Pembangunan PLTA Batang Toru
  • Dorong Pengembangan Listrik Surya Atap, Berikut Ini Masukan kepada Pemerintah
Energi More articles

Sosial

  • Badan Otoritas Pariwisata Labuan Bajo Ditetapkan Presiden, A pa yang Harus Dibenahi?
  • Jelang Asian Games, Kualitas Udara Jakarta Masih Buruk
  • Agus Wesnawa, ABK Kapal Legendaris Pembela Lingkungan Greenpeace
Sosial More articles

Urban

  • Kemarau Datang, Air Telaga Jadi Andalan
  • Air Bersih dan Sampah Plastik, Dua Persoalan Lingkungan yang Harus Diperhatikan
  • Mengenal Potensi dan Belajar Mitigasi Bencana di Kaki Gunung Agung. Bagaimana itu?
Urban More articles

Opini

  • Pengakuan Bersyarat Hambat Implementasi Hutan Adat
  • Opini: Menagih Janji Perlindungan Hutan Adat
  • Menelisik Jejak Plastik di Samudera Kini
Opini More articles

Popular

  • Ditemukan, Spesies Tawon Baru dengan Sengat Mematikan
  • Sebelas Badak Langka Direlokasi, dan Delapan Diantaranya Mati. Apa yang Terjadi?
  • Sulit Ditemukan, Kura-kura Leher Ular Rote Menuju Kepunahan?
Popular More articlesSumber: Berita Kalimantan Tengah

thumbnail

Posted by On 4:22 PM

Darah Pegawai Kejaksaan Disedot, Ternyata Tujuan Mulianya ...

Berita Kalteng

Darah Pegawai Kejaksaan Disedot, Ternyata Tujuan Mulianya untuk Warga Kalteng

Persediaan darah yang masih belum ideal dengan permintaan darah untuk pihak tertentu yang membutuhkan

Darah Pegawai Kejaksaan Disedot, Ternyata Tujuan Mulianya untuk Warga KaltengfaturahmanDonor Darah Hari Adhyaksa di Kejati Kalteng.

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Upaya pengumpulan darah dengan cara donor darah terus dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMl) Kota Palangkaraya, salah satunya dengan bekerjama dengan instansi dan lembaga tertentu.

Persediaan darah yang masih belum ideal dengan permintaan darah untuk pih ak tertentu yang membutuhkan, menjadi perhatian kalangan aparatur sipil negara dan lembaga lainnya untuk membantu dalam penyediaan darah tersebut.

Baca: BREAKING NEWS : KPK Tangkap Bupati Labuhanbatu saat Berata di Bandara Soekarno-Hatta

Seperti yang dilakukan pihak kejaksaan tinggi Kalteng dan negeri Palangkaraya yang menggelar donor darah dalam rangkaian Hari Bhakti Adhyaksa di Kejati Kalteng yang berlangsung kemarin.

Kepala penerangan hukum (Kapenkum) Kejati Kalteng, Restianto, Rabu (18/7/2018) menerangkan, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Adi Sutanto didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharma Karini Wilayah Kalimantan Tengah, Ny. Endang Adi Sutanto, Wakajati Kalteng Rudi Yulianto, beserta Ibu Wakil Ketua IAD Wilayah Kalimantan Tengah.

Baca: Uang Ratusan Juta Rupiah Disita Saat OTT KPK Pada Bupati Labuhanbatu di Soeta

Ditambah, Fenny Rudy Yulianto, Asisten Intelijen Dr. Mukhlis, selaku Ketua Panitia Hari Bakti Adhyaksa Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, para Asisten dan Kabag tata usaha (TU), Selasa, (17/7/2018) membuka secara resmi bakti sosial berupa donor darah yang merupakan kerjasama antara Kejati Kalteng, IAD Dharma Kartini Wilayah Kalimantan Tengah dengan Palang Merah Indonesia Kota Palangkaraya.

Bhakti sosial tersebut, merupakan bentuk kepedulian Kejaksaan terhadap warga yang membutuhkan."Alhamdulilah kegiatan itu berhasil mengumpulkan 34 kantong darah dari para pegawai Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah dan Kejaksaan Negeri Palangkaraya." ujar Kajati Kalteng.

Lebih jauh dia mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan Panitia Hari Bhakti Adhyaksa ke-58 yang sebelumnya telah dilaksanakan Pembukaan Pekan Olahraga, Jumat (14/7/2018) ditandai dengan pelepasan balon ke udara, bertuliskan "Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-58, Berkarya dan Berbakti Sepenuh Hati Menjaga Negeri.

(www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman Editor: Didik Trio Sumber: Banjarmasin Post Ikuti kami di Sempat Hilang secara Misterius saat Suami ke Toilet, Pengantin Baru di Brebes Sudah Ditemukan Sumber: Berita Kalimantan Tengah